Tuesday, 23 Jun 2026

Drife Menjadi UiPath Platinum Partner untuk Mendorong Adopsi Agentic Automation di Indonesia

4 minutes reading
Tuesday, 23 Jun 2026 13:31 0 Admin22

Merespons lonjakan kebutuhan korporasi terhadap teknologi otonom, Drife, anak usaha IDstar Group, secara resmi mengumumkan pencapaiannya sebagai UiPath Platinum Partner dan Agentic Automation Fast Track Partner. Pengakuan ini sekaligus mempertegas komitmen Drife dalam menjawab urgensi adopsi agentic AI di Indonesia—di mana 90% eksekutif IT bersiap meningkatkan efisiensi proses bisnis mereka—serta menangkap potensi ekonomi global yang diproyeksikan mencapai USD 450 miliar pada 2028.

Drife, anak usaha
IDstar Group, hari ini mengumumkan bahwa perusahaan telah diakui sebagai UiPath
Platinum Partner
dalam UiPath Business Partner Program dan UiPath
Agentic Automation Fast Track Partner
. Pencapaian ini menjadi tonggak
penting bagi Drife dan IDstar Group dalam memperkuat layanan Intelligent
Automation
untuk membantu perusahaan membangun proses bisnis yang lebih
efisien, scalable, dan future-ready di era agentic AI
bersama UiPath, pemimpin dalam business orchestration dan automation.

Signifikansi agentic
automation
terus meningkat seiring dengan kebutuhan enterprise
terhadap kapabilitas AI yang semakin terintegrasi. Berdasarkan UiPath 2025
Agentic AI Report
, 90% IT executives menyatakan bahwa organisasi
mereka memiliki proses bisnis yang dapat ditingkatkan dengan agentic AI,
sementara 77% menyatakan siap berinvestasi pada agentic AI tahun ini.

Sebagai
perusahaan yang berkembang dari Authorized Partner menjadi Platinum Partner,
pengakuan ini menunjukkan penguatan praktik automation Drife, pengalaman
implementasi, investasi teknis, serta keahlian mendalam dalam menghadirkan
solusi UiPath end-to-end untuk kebutuhan enterprise.

Selain mencapai
status Platinum Partner, Drife juga diakui sebagai UiPath Agentic Automation
Fast Track Partner
. Pengakuan ini diberikan kepada partner UiPath terpilih
yang telah mendapatkan early access dan pelatihan agentic automation,
mengidentifikasi use case, serta berkontribusi dalam pengembangan solusi
agentic automation UiPath. Pengakuan ini mencerminkan komitmen Drife
dalam membantu pelanggan membangun orchestrated enterprise dengan
menghubungkan AI agents, robot, manusia, dan business systems
untuk mengotomatisasi serta mengoptimalkan proses bisnis end-to-end.

“Pencapaian
sebagai UiPath Platinum Partner dan UiPath Agentic Automation Fast
Track Partner
merupakan tonggak penting bagi Drife dan IDstar Group dalam
membantu enterprise di Indonesia mempercepat perjalanan digital
transformation
mereka,” ujar Ferdinand Prasetyo, CEO IDstar Group.

“Kami melihat
semakin banyak perusahaan membutuhkan automation yang tidak hanya
menangani tugas repetitif, tetapi juga menghubungkan data, sistem, manusia,
robot, dan AI agents ke dalam workflow yang lebih cerdas. Dengan
dukungan ekosistem UiPath, kami kini memiliki kapabilitas yang lebih kuat untuk
membantu organisasi membangun automation yang scalable, terukur,
dan berdampak bagi operasional bisnis,” lanjut Ferdinand.

Automation telah
membantu banyak organisasi menyederhanakan pekerjaan repetitif, mengurangi
beban kerja manual, menekan biaya operasional, dan meningkatkan pengalaman
pelanggan. Namun, seiring proses bisnis menjadi semakin kompleks,
tidak terstruktur, dan bergantung pada pengambilan keputusan berbasis konteks,
dibutuhkan pendekatan baru.

Agentic automation menjawab kebutuhan tersebut dengan
menggabungkan AI, automation, dan orchestration, sehingga agents
dapat membantu merencanakan, menjalankan, dan mengambil keputusan dalam workflow
dengan tetap mempertahankan pengawasan manusia yang terkontrol.

Agentic automation memperluas potensi automation
dengan mengalihkan fokus dari tugas individual ke proses bisnis end-to-end.
UiPath Platform mempercepat transisi menuju era agentic automation,
di mana agents, robot, manusia, dan models dapat terintegrasi
untuk mendukung proses yang lebih autonomous dan pengambilan keputusan
yang lebih cerdas.

Melalui pencapaian ini, Drife dan IDstar akan terus membantu perusahaan
mengidentifikasi proses bisnis yang relevan untuk diotomatisasi, mempercepat
pengembangan proof-of-concepts, serta meningkatkan skala automation
di berbagai area seperti finance and accounting, document processing,
customer operations, HR operations, compliance, reporting,
dan workflows lintas sistem yang membutuhkan orchestration yang
lebih cerdas.

Agentic automation merupakan peluang signifikan bagi organisasi
yang ingin mentransformasi cara kerja mereka. Terlebih, AI agents
diproyeksikan mampu menghasilkan nilai ekonomi hingga USD450 miliar pada 2028.
Seiring langkah enterprise mengintegrasikan agents, robot, dan manusia
ke dalam proses bisnis end-to-end, para mitra akan memainkan peran
penting untuk menerjemahkan teknologi ini menjadi hasil bisnis yang nyata,”
ujar Amit Khandelwal, Regional Vice President and Managing Director,
Southeast Asia di UiPath
.

“Melalui kemitraan strategis dengan Drife, kami berada di posisi yang lebih
kuat untuk membantu perusahaan di Indonesia mempercepat adopsi orkestrasi
bisnis dan otomatisasi, sekaligus membuka potensi efisiensi, agility,
serta nilai bisnis yang baru,” pungkas Amit.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Featured

LAINNYA